nurleli

JURNAL PENELITIAN

PENDIDIKAN


SISWA KELAS SEMBILAN  YANG BELUM LANCAR MEMBACA ALQURAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU KOTA SUBULUSSALAM

 

 

Penulis:

 

        NURLELI

 

Guru SMPIT ABQARI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

FAKULTAS ILMU TARBIYAH

UNIVERSITAS ISLAM NEREGI AR RANIRY BANDA ACEH

TA 2021-2022


 

ABSTRAK

 

SISWA KELAS SEMBILAN YANG BELUM LANCAR MEMBACA ALQURAN DI SMPIT

 KOTA SUBULUSSALAM

 

Oleh

 

NURLELI

 

Hasil analisis dari pengolahan data penelitian diketahui bahwa ada pengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan membaca alquran pada murid

 

 

 

Kata kunci: Peningkatan Cara membaca Alquran.


 

 

PENDAHULUAN

 

 

Latar Belakang Masalah

 

 

Menurut Undang-Undang Guru pasal 1 ayat 1 (2006:3)  guru adalah pendidik profesional dengan  tugas utama: mendidik, mengajar,  membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, pemerintah telah menetapkan Undang-Undang Sistem Pendidikan. Undang-Undang tersebut memuat  dua puluh dua bab,  tujuh puluh tujuh pasal dan  penjelasannya. Undang-undang Sistem Pendidikan (2003:37) menjelaskan bahwa  setiap pembaruhan sistem pendidikan nasional untuk memperbarui visi, misi dan strategi pembangunan pendidikan nasional.Peran dan fungsi serta tanggung jawab guru  pada setiap jenjang pendidikan di harapkan untukmenjadikan para siswa sebagai calonwarganegara yang baik.. Oleh karena itu, sikapseorang guru mempunyai dampak langsungterhadap perilaku siswa serta hasil belajar siswa.

Pergaulan remaja yang tanpa arah dan pengawasan terhadap kurangnya sikap kasih sayang guru mempunyai kecenderunganmengarah pada pergaulan remaja yang negatifdan penurunan hasil belajar siswa. Oleh karena itu perlu adanya peran guru Agama Islam  dalam mendidik, melatih, membimbing, membina,mengarahkan siswa sesuai dengan tujuanpembelajaran.

 

Tabel 1. Data Murid yang belum Bisa Baca Al quran

Tahun ajaran 2021 - 2022

No.

Kelas

Jumlah

1

VII

17

2

VIII

15

3

IX

9

 

Jumlah yang blom bias baca

 0

Sumber Data: Wali kelas 



 

Tinjauan Pustaka

 

a.    Pengertian Pembelajaran

Pembelajaran yang baik perlu memperhatikan keragaman gaya belajar pebelajar, hal itu bertujuan untuk memastikan para pebelajar dapat belajar secara nyaman dan optimal(Surahman & Alfindasari, 2017; Surahman & Surjono, 2017)

Ada pula menurut Newcomb (2008: 114) “mengemukakan bahwa sikap merupakan suatu kesatuan kognisi yang mempunyai falensidan akhirnya berintegrasi kedalam pola yang lebih luas.”

 

Berdasarkan pendapat di atas, dapat ditarikkesimpulan bahwa Pembelajaran sangant dan berpengaruh terhadap hasil pelajar murid

 

 

 

b.     Pengertian Siswa

 

Siswa menurut Pasal 1 ayat (4) UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 didefinisikan” sebagaianggota masyarakat yang berusahamengembangkan potensi diri melalui prosespembelajaran yang tersedia melalui jalur,jenjang, dan jenis pendidikan tertentu”.

 

Menurut Oemar Hamalik (2001: 99) “mengemukakan bahwa siswa adalah salah satu komponen dalam pengajaran, disamping faktor guru, tujuan, dan metodepengajaran.”

Dapat disimpulkan bahwa siswamerupakan unsur penentu dalam prosesbelajar dan mengajar. Tanpa adanya siswa tidak akan terjadi proses pengajaran. Hal ini disebabkan siswalah yang membutuhkan pengajaran bukan guru, guru hanya berusaha memenuhi kebutuhan yang ada pada siswa. Tanpa adanya siswa, guru tidak mungkin mengajar sehingga siswa adalah komponenyang terpenting dalam hubungan prosespembelajara

 

c.        Pengertian HasilBelajar

 

Menurut Djamarah (2000: 45) “ mengemukakan bahwa hasil belajar adalah prestasi dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, baik secara individu maupun kelompok. Hasil tidak akan pernahdihasilkan selama orang tidak melakukansesuatu. Untuk menghasilkan sebuah prestasi dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang sangat besar. Hanya dengan keuletan, sungguh–sungguh, kemauan yang tinggi dan rasa optimismedirilah yang mampu untuk mancapainya.”

 

Sedangkan menurut Suharsimi Arikunto (1990: 133) “mengatakan bahwa hasil belajar adalah hasil akhir setelah mengalamiproses belajar, perubahan itu tampak dalamperbuatan yang dapat diaamati,dan dapat diukur.”


Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar merupakan hasil akhir dari suatu proses pembelajaran yang dilakukan olehindividu yang meliputi berbagai aspek, yaitu pengertian, pemahaman dan tingkah laku.

Tujuan Penelitian

 

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Faktor factor pendukung dalam membaca alquran

 

METODE PENELITIAN

 

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 siswa sedangkan.Teknik pengumpulan data dilakukanmelalui angket, skala sikap, dan tes. Alat ukurangket menggunakan tiga alternatif kemungkinan pilihan. Teknik penunjang data dilakukan teridiri dari dokumentasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Uji realibilitas menggunakan rumus product moment dan mencari realibilitasnya dengan menggunakan Sperman Brown. Teknik analisis data menggunakan rumus interval, presentase, dan model regresi linies sederhana. Setelah mengujihipotesis regresi linier sederhana dilanjutkandengan uji signifikan.

 

 

HASIL DANPEMBAHASAN

 

I.     Pemahaman murid terhadap cara pembelajaran Guru Agama

1.   Metode pembelajaran GuruAgama Islam  Pada IndikatorKenyamanan

Berdasarkan data hasil sebaran angketkepada 10 responden yang berisikan 5 itempertanyaan tentangcara guru agama islam  mengajar pada siswa kelas enam tahun ajaran 2021/2022

 

Tabel 1. DistribusiFrekuensi IndikatorKenyamanan

 

No.

KelasInterval

Frekuensi

Presentase

Kategori

1.

10-11

2

6,25%

Kurang Baik

2.

12-13

6

56,25%

CukupBaik

3.

14-15

2

37,5%

Baik

Jumlah

10

100%

 


Berdasarkan hasil analisis tabel 1, maka dapat diketahui bahwa cara mengajar guru agama islam terhadap kenyamanan belajar siswa pada indikator kenyamanan cukup baik yaitu 56,25% . Artinya kenyamanan merupakan bagian dari sikap kash sayang guru Agama Islam  cukup berpengaruh terhadap hasil belajar siswa

 

2.     Peran Orang tua dalam Pembelajaran  baca Alquran murid

Berdasarkan data hasil Observasi dan wawancara dengan  orang tua murid  dengan melalui 10 item pertanyaan tentang Kepedulian orang tua  pada indikator pearn orang tua terhadap pendidikan anak dapat diketahui melalui tabell berikut:

 

Tabel 2. Peran orang tua

 

No.

Jawaban yang mendukung

Frekuensi

Presentase

Kategori

1.

1-4

2

4,17%

KurangBaik

2.

4-7

6

27,08%

CukupBaik

3.

8-10

2

68,75%

Baik

Jumlah

10

10

 

 

Berdasarkan hasil analisis tabel 2, maka dapat diketahui bahwa sikap orang tua murid yang memperhatikan pendidikan  anaknya selepas pulang sekolah  dan yang mengarahkan anaknya agar anaknya mengaji di Taman Pendidikan Alquran TPA atau balai pengajian anakdan peran orang tua pada indikator peran orang tua  adalah cukup  baik yaitu 27,08%. Artinya masih banyak orang tua yang belum memperhatikan pendidikan anaknya selepas pulang sekolah khususnya membawa anaknya ke TPA yang ada di kampong Darul Makmur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KESIMPULAN DANSARAN

 

A.     Kesimpulan

 

Berdasarkan pengolahan dan analisis data yangdilakukan maka terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sikap guru agama Islam dalam mengajar di kelas dengan metode pembelajarannya dan juga sikap orang tua dari wali murid yang kurang memperhatikan anaknya ketika sepulang sekolah dan tidak memperhatikan serta tidak mengarahkan agar anaknya di bawa ke balai pengajian  bahkan masih banyak wali murid yang membawa anaknya ke kebun dan keladang selepas pulang dari sekolah untuk membantu orang tua dalam membersihkan kebun dan mengutip hasil panen kebunya.

 

 

B.      Saran

 

Berdasarkan hasil kesimpulan yang telah dikemukakan, maka peneliti dapat mengajukansaran sebagai berikut:

 

 

1.      Saran untuk Siswa

 

a.       Siswa dapat memahami cara membaca alquran dengan benar melalui sering sering membaca di perpustakaan dan atau belajar dengan temannya yang bisa membaca alquran.

b.      Siswa dapat terus meningkatkanprestasi dan hasil belajar guna  mengembangkan pengetahuan,kepribadian sesuai kemampuan danbakat masing-masing individu.

c.       Siswa perlu meningkatkankomunikasi dan bekerja sama denganorangtua, guru dan sekolah sertalingkungana sekitarnya.

 

 

2.      Saran Untuk Guru

Guru sebagai teladan bagi siswa agar dapat memahami dan membiasakan diri memiliki cara atau method pembelajaran agar lebih memudahkan murid dalam memeahami pembelajaran khususnya cara membaca alquran dengan benar dan cepat .

 

3.      Saran terhadap orang tua murid

Orang tua sangat berpengaruh terhadap pendidikan anaknya , dan diharapkan orang tua selalu membimbing anaknya agar selalu belajar di setiap waktu

 

4.      Saran untuk PihakSekolah

Peranan pihak sekolah dalam meningkatkan pembelajaran bacaaan alquran murid dengan cara:

a.       Sekolah hendaknya lebihmeningkatkan potensi dariprovesionalitas, khususnya dalamsistem pengawasan, membimbingyang baik dalam upaya meningkatkankualitas guru dan siswa.

b.      Mendatangkan guru ngaji yang handal ke sekolah.

 

 

 

REFERENSI

 

     Surahman (2017) berpendapat mobile learning memungkinkan pembelajaran   

                    yang dapat mempersonalisasi pebelajar melalui inovasi.

Djamarah (2000: 45)  Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka. Cipta. Hamalik, Oemar. 2002. 

Hamalik, Oemar. 1994. Kurikulum danPembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

                          . 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara. Hasbullah. 2009. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. RajaGrafindo Persada. Jakarta

Mallo, Manase. 1985. Metode Penelitian Sosial.Jakarta: Rajawali.

Mar’at. 1981. Sikap Manusia Perubahanserta Pengukurannya. Jamers Bandung.

 

Poerwadarminta, W.J.S. 2001. Kamus UmumBahasa Indonesia. Balai Pustaka.

 

Sarwono, Sarlito Wirawan. 2008.Psikologi Remaja.Jakarta: RajaGrafindoPersada.

 

Soekanto, Soerjono. 2007.Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindoPersada.